Minggu ini persediaan kentang di rumah menggunung. Sejujurnya, bosen masak kentang. Selain perkedel-perkedelan atau kroket, kayanya kentang ga begitu asik dinikmati hujan hujan begini. Tapi sayangnya, kentang-kentang yang 3D ini selalu aja colek-colek setiap kali aku masuk dapur. Minta dimasak, katanya. Ih, kok minta bunuh diri sih? Dimasak kan panas. Lebih baik kalian bertobat dulu. Pikirkan baik-baik. Bunuh diri tidak akan menyelesaikan masalah, kentang. Oke, nampaknya aku mulai halusinasi. Kembali ke kentang yang nyata.

Setelah kebingungan cari resep kentang, akhirnya ada pencerahan dari BoysCanCook. Lucu deh, mereka adalah kumpulan 4 laki-laki (eh, 4 atau 3 sih?) yang doyan masak. Cuma satu kata sih yang bisa kuucap buat mereka. Salut! Hare gene, mana ada tuh rombongan laki-laki yang belajar masak. Untuk para wanita yang sedang mencari suami mandiri, aku merekomendasikan mereka. Enak, ga ngrepotin haha!

Nah di blog mereka, ada salah satu resep yang namanya Cajun Fried Potato. Pencarian yang hebat! Karena aku selama ini malah jarang browsing untuk cari resep haha *malu pisan*. Cajun itu apa ya? Aku sendiri ngga tau. Yang jelas, ternyata oh ternyata, ini enak banget dan aromanya nendang banget. Hmmm…

Bahan-bahan untuk membuat kentang ini adalah:

keliatan nggak sih? Haha

keliatan nggak sih? Haha

Mau detail? Lihat di aslinya dong ah. Jangan disini haha

Kalau si BoysCanCook memotong kentangnya kotak-kotak, aku memotongnya memanjang seperti ini

IMG_6176

Kenapa aku memotong dengan gaya berbeda? Soalnya terlanjur. Hehe.. Ngga liat gambar ngga liat resep, main potong. Jadinya memanjang gini. Nggak papa ya? Maklum ya?

Nah setelah dipotong-potong, rebus air di panci, dan tambahkan garam

motret taburan garam: failed

motret taburan garam: failed

Kalau sudah mendidih, masukkan kentangnya. Nah karena kentangku ini terhitung tipis, jadilah aku cuma merebusnya selama 3 menit, supaya jadinya setengah matang. Lalu lalu.. kalau sudah matang, angkat, tiriskan, dan cuekin. Biarin dia dingin.

Sementara itu, masukkan bawang putih bubuk, jintan bubuk, merica bubuk, dan cabe rawit ke mangkuk

taburan segala bumbu bubuk

taburan segala bumbu bubuk

Seharusnya sih cabe rawitnya bubuk juga, tapi karena aku pecinta cabe rawit, jadi aku memilih irisan lembut cabe rawit (halah Chied, bilang aja ga punya cabe bubuk. Kebanyakan alesan). Nah kalau kentangnya sudah dingin, bisa langsung dimasukkan ke mangkuk dan diaduk-aduk sampai bumbunya merata.

kentang berbumbu

kentang berbumbu

Lagi-lagi, cuekin dia selama 1 jam, biar bumbu meresap. Mau dia rewel, mau dia ngesot-ngesot minta perhatian, tetep. Cuekin!

Sambil nungguin, aku akan memberikan penjelasan :p Sebetulnya bahan-bahan yang ditulis semuanya serba sedikit, 1/4sdt, 1/8 sdt, lalu kenapa di sendok yang kupakai (yang difoto pertama noh) kok sesendok penuh? Soalnya sendoknya cuma segini

perbandingan sendok teh dan sendok mini

perbandingan sendok teh dan sendok mini

Tuh kan tuh  kan. Sendoknya kecil kan. Aku beli sendok mainan itu di PVJ Bandung, nama tokonya Daisho. Semua harganya 22.000 :D

Saatnya menggoreng!

Jadi tadi aku meninggalkannya nggak 1 jam ternyata. Lebih dari 3 jam haha. Yang jelas, setelah kudiamkan 2 jam, kemudian kentang aku bagi menjadi 3 bagian. Ceritanya uji coba gitu, mana yang lebih enak di lidah. 1 bagian kutinggalkan di meja makan dalam cuaca Jakarta, yang 1 di dalem kulkas, yang 1 di dalem freezer. Masing-masing selama 1,5 jam. Setelah digoreng hasilnya seperti apa?

Ini yang ditinggal di meja makan

IMG_6194Teksturnya lembut (cie) di luar dan di dalam. Rasa bumbunya sangat berasa, tapi kurang renyah kalau menurutku. So kita beralih ke yang disimpan di dalam freezer.

IMG_6214Dengan bayangan kalau disimpan di dalam freezer hasil akhirnya akan serenyah french fries, ternyata saya salah besar. Yang disimpan di freezer malah jauh lebih lembek daripada yang disimpen di suhu ruang. T_T Tapi tetep bumbu meresap. Rasanya enak. Lalu lalu apa yang terjadi pada si kentang di kulkas?

IMG_6209Ini bisa disebut sebagai JUARANYA! Yeaaah!!! Tampilan luar paling bagus, kulit luar bisa kering sehingga nggak lembek luar dalam. Bumbunya pun tetap meresap. Kres di luar lembut di dalam (eh tunggu, itu kaya iklan apa ya?)

Kunci penggorengan kentang ini adalah di minyak super panas dan api besar, sehingga kulit luar kecoklatan tapi nggak gosong, sedangkan dalemnya tetep lembut. Nah, berhubung apinya besar, jangan sekali-sekali meninggalkan kentang yang sedang digoreng barang sebentar. Bahkan untuk berlomba ngirim #resepmini di twitter. Jangan deh, beneran. :D

Bon appétit!

nb: Terima kasih untuk BoysCanCook :D