Hei semua! Ini dia.. jeng jeng.. Ronde! Sebelum kita memasak, marilah kita merenung sejenak mengenai sejarah Ronde. Ngga perlu merenung sih ya xD menyimak aja sih hakhak. Ronde ini adalah makanan yang wajib ada di saat IMLEK.

Kalau menurut sesepuh, warna ronde yang berwarna-warni adalah menunjukkan keragaman kaum Tioghoa yang meskipun meganut berbagai agama, tetapi tetap menjadi satu saat merayakan Imlek. Dan warna outih dari ketan itu menunjukkan kesucian hati kaum Tionghoa. Ih, sweet ya, filosofisnya. Makanya, setiap IMLEK datang, ronde pun akan datang juga.

Ronde

Nah tapi kenapa ini belom Imlek tapi saya udah bikin ronde aja? Ya salahkan cuaca sekarang ini sering banget labil, kadang hujan ntar tiba-tiba panas, atau sebaliknya. Nah yang nyebelin adalah, ketika kita udah sok-sokan nyiapin bahan untuk makanan musim dingin *eaaa* malah tiba-tiba berubah jadi panas menyengat. Salah satu korban salah musim adalah si tepung ketan yang ada di rumah xD

Nah nah nah… akhirnya, sesuai kesepakatan saya dengan hati saya, maka saya meutuskan untuk membuat ronde. Anggap aja tiap hari hujan dan dingin. Gampang kan? *ruwet* Lalu akhirnyaaaa… saya mempersiapkan piring ini itu untuk membuat rondenya. Bahannya apa aja ya?

ngg…ngg… sejujurnya saya nggak pernah ngukur gram-gramnya. Jadi takarannya kadang “segenggam” atau “sekian sendok” :p maap.

Untuk bikin buletan rondenya, saya pakai:

  • 3 sdm tepung ketan
  • 1,5 sdm gula halus
  • sedikit air panas
  • 1 sdm kacang tanah, goreng
  • gula merah, secukupnya.
  • 500 ml air

Mareee membuat ^^

  1. Yang pertama dilakukan adalah menggoreng kacang, lalu ditumbuk bersama gula merah, Jangan sampai halus, karena ntar ngga begitu enak rasanya.
  2. lalu..
  3. Campur tepung ketan dan gula halus. Aduk-aduk supaya mereka bercampur terlebih dahulu. Lalu masukkan sedikit demi sedikit air panas, sambil mengaduk si tepung ketan ini. Tuang dan aduk sampai kalis (biasanya sih untuk takaran tepung ini, airnya nggak nyampe 100 cc).
  4. Ambil sejumput adonan, bulatkan, tekan tengahnya agar ada lekukan *aih lekukan*
  5. Isi lekukan itu dengan tumbukan kacang-gula jawa tadi. Nah, kalau kamu males numbuk numbuk apalah inilah itulah, mendingan kamu beli ENTING-ENTING GEPUK yang banyak dijual di pasaran. Jadi tinggal ancurin bentar, trus dimasukkin. Lalu adonan ditutup, dan dibulatkan lagi. Terus aja begitu sampai adonan ahabis.
  6. Lalu didihkan air. Setelah mendidih, masukkan buletan tadi satu per satu, sampai mereka ngambang, kaya kalau kita bikin baso gitu lah. Lalu angkat, sisihkan.

Nah untuk membuat kuah-nya, siapkan:

  • 1 lt air
  • 3 buah jahe, bersihkan, keprek
  • 4 batang sereh, keprek
  • gula pasir sesuai selera (kalau suka manis ya dibanyakin)

Cara bikinnya?

Ya cemplungin aja semua jadi satu, masak sampai mendidih. Udah gitu aja. Kalau sudah, masukkan buletan tadi ke dalam kuah.

Intinya sih isinya ronde cuma itu. Tapi aku merasa nggak puas, maka aku tamahkan potongan agar-agar dan kacang goreng lagi sebagai pemanis dan pengkriuk *garing*. Jadilah dia seperti yang di atas!

Selamat minum! :D

3033770318_8c711fc9b4_o